Menu
SDA BBWS Citarum Goes To School Bersama SDIT Al Fitrah: Edukasi Sejak Dini untuk Menjaga Air dan Sungai
Oleh : Muhammad Sansan, S.M
Bandung, 23 Oktober 2025 — SDIT Al Fitrah mendapat kesempatan istimewa menjadi salah satu sekolah yang dikunjungi oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum, dalam program nasional “SDA Goes To School” yang diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Dirjen SDA), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi generasi muda agar lebih peduli terhadap kelestarian air dan lingkungan sungai. Program berlangsung dengan penuh antusiasme, diikuti oleh siswa-siswi SDIT Al Fitrah, para guru, serta tim dari BBWS Citarum yang hadir langsung memberikan edukasi dan praktik interaktif tentang pentingnya menjaga air.
Mengajarkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini
Dalam wawancara bersama reporter, Ibu Diah dari BBWS Citarum menjelaskan makna di balik kegiatan ini:
“Kami dari BBWS Citarum, Dirjen SDA Kementerian Pekerjaan Umum, mengadakan program SDA Goes To School. Intinya, kami ingin mengedukasi generasi muda — mulai dari SD, SMP, hingga SMA — untuk mulai menjaga air, melindungi air, serta memahami apa manfaat air dan sungai itu sendiri,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ibu Diah menambahkan bahwa edukasi kepada anak-anak sangat penting karena merekalah generasi penerus yang akan menjaga lingkungan di masa depan.
“Kami mulai dari generasi muda karena kami percaya merekalah yang nantinya akan menjaga lingkungan itu ke depannya. SDIT Al Fitrah kami pilih karena lokasinya berdekatan dengan Sungai Citarum, jadi ke depan akan ada program lanjutan, seperti adopsi sungai atau kegiatan pelestarian bersama,” tambahnya.

Tanggapan Positif dari SDIT Al Fitrah
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Kepala SDIT Al Fitrah menyampaikan rasa syukurnya atas inisiatif BBWS Citarum yang telah membawa semangat konservasi air ke lingkungan pendidikan.
“Insya Allah dengan hadirnya BBWS Citarum ke SDIT Al Fitrah ini akan menjadi salah satu upaya bagi seluruh warga sekolah untuk lebih bijak dalam menggunakan air,” ungkapnya.
Beliau juga menekankan bahwa edukasi semacam ini tidak hanya penting bagi siswa, tetapi juga bagi seluruh warga sekolah.
“Diharapkan tidak hanya anak-anak, tetapi juga seluruh warga Al Fitrah bisa lebih hemat air dan lebih bijak dalam penggunaannya,” lanjutnya.
Belajar Langsung dari Sumbernya
Kegiatan “SDA Goes To School” di SDIT Al Fitrah tidak hanya berisi penyampaian materi, tetapi juga berbagai aktivitas interaktif seperti simulasi pengelolaan air, permainan edukatif, dan sesi tanya jawab. Anak-anak terlihat antusias ketika diajak memahami bagaimana air mengalir dari sungai ke rumah, serta bagaimana perilaku manusia dapat memengaruhi kelestarian sungai.

Melalui kegiatan ini, siswa SDIT Al Fitrah belajar bahwa menjaga air berarti menjaga kehidupan. Edukasi sejak dini ini diharapkan akan menumbuhkan rasa cinta lingkungan yang melekat hingga dewasa nanti.
Menanamkan Nilai Islami dalam Pelestarian Alam
Sebagai sekolah Islam terpadu, SDIT Al Fitrah menekankan bahwa menjaga lingkungan adalah bagian dari ibadah. Dalam Al-Qur’an, Allah SWT berfirman:
“Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi setelah Allah memperbaikinya.”
(QS. Al-A’raf: 56)
Pesan ini sejalan dengan tujuan kegiatan SDA Goes To School, yakni menanamkan nilai moral dan spiritual agar anak-anak memahami bahwa air adalah nikmat Allah yang wajib dijaga bersama.
Penutup
Program SDA BBWS Citarum Goes To School di SDIT Al Fitrah menjadi momentum penting dalam membangun kesadaran ekologis di kalangan pelajar. Melalui kegiatan ini, diharapkan generasi muda tidak hanya memahami pentingnya air, tetapi juga tumbuh menjadi agen perubahan yang peduli terhadap kelestarian alam, terutama sungai Citarum yang menjadi sumber kehidupan masyarakat Jawa Barat.
