YPM Al Fitrah

Dalam rangka memperingati Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Maulid Nabi Muhammad SAW, SMPIT Al Fitrah menyelenggarakan kegiatan Tabligh Akbar dengan mengangkat tajuk “Stop Bullying, Yuk Teladani Kasih Sayang Rasulullah.”

Kegiatan ini menjadi momentum bagi seluruh warga sekolah untuk kembali mengenal keteladanan Rasulullah SAW, khususnya dalam membangun sikap kasih sayang, menghargai sesama, dan menjaga lisan maupun perilaku dalam kehidupan sehari-hari.

Tabligh Akbar menghadirkan Ust. Ruslan Abdulghani, M.Pd. sebagai narasumber. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak para siswa untuk memahami bahwa Rasulullah SAW merupakan sosok teladan dalam memperlakukan orang lain dengan penuh kelembutan, penghormatan, dan kasih sayang.

Meneladani Rasulullah untuk Mencegah Bullying

Bullying bukan sekadar tindakan mengejek atau mengganggu teman. Perilaku tersebut dapat meninggalkan luka, menurunkan rasa percaya diri, bahkan memengaruhi kondisi psikologis seseorang dalam jangka panjang.

Melalui tema yang diangkat, para siswa diajak untuk menyadari bahwa setiap perkataan dan tindakan memiliki dampak bagi orang lain. Candaan yang dianggap sederhana oleh seseorang bisa saja menjadi sesuatu yang menyakitkan bagi temannya.

Keteladanan Rasulullah SAW menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun budaya sekolah yang aman dan penuh kasih. Rasulullah mengajarkan umatnya untuk menyayangi sesama, menjaga perkataan, menghormati perbedaan, serta tidak merendahkan orang lain.

Pesan tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan tabligh akbar, tetapi dapat diterapkan dalam interaksi sehari-hari di lingkungan sekolah.

Pesan Kepala SMPIT Al Fitrah

Ibu Ridha Sofia, M.Pd., selaku Kepala SMPIT Al Fitrah, menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi menjadi kesempatan untuk menghadirkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah dalam kehidupan peserta didik.

“Momentum Maulid Nabi Muhammad SAW ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa Rasulullah adalah teladan dalam kasih sayang dan akhlak. Anak-anak tidak hanya perlu mengetahui kisah Rasulullah, tetapi juga perlu belajar menghadirkan akhlak beliau dalam keseharian, termasuk bagaimana berbicara kepada teman, menghargai perbedaan, dan tidak menyakiti satu sama lain.”

Menurutnya, sekolah memiliki peran penting dalam membangun lingkungan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga membentuk karakter dan akhlak peserta didik.

“Stop bullying harus menjadi komitmen bersama. Sekolah, guru, peserta didik, dan seluruh warga sekolah perlu membangun budaya saling menjaga dan saling menyayangi. Semoga melalui kegiatan ini anak-anak semakin memahami bahwa menjadi pribadi yang kuat bukan berarti mampu merendahkan orang lain, tetapi mampu menjaga dan menguatkan sesama,” tambah beliau.

Maulid Nabi, Momentum Menguatkan Karakter Siswa

Kegiatan Tabligh Akbar PHBI Maulid Nabi Muhammad SAW di SMPIT Al Fitrah diharapkan menjadi sarana untuk menumbuhkan kesadaran peserta didik bahwa akhlak mulia merupakan bagian penting dari pendidikan.

Semangat “Stop Bullying, Yuk Teladani Kasih Sayang Rasulullah” menjadi ajakan bersama untuk menciptakan lingkungan sekolah yang lebih ramah, aman, dan penuh kasih sayang.

Sebab, meneladani Rasulullah SAW bukan hanya tentang mengenang kelahiran beliau, tetapi juga tentang menghadirkan akhlaknya dalam kehidupan.

Mari berhenti menyakiti, mulai peduli. Berhenti merendahkan, mulai menguatkan. Karena sebaik-baik teladan adalah Rasulullah Muhammad SAW.

Scroll to Top