YPM Al Fitrah

“Daftar Hadirku”: Membiasakan Literasi Sejak Dini di TKIT Al Fitrah

Oleh : Shilatusa’adah

Bandung, 20 Agustus 2025

Masa usia dini adalah periode emas perkembangan anak. Di masa inilah, kebiasaan positif sangat mudah ditanamkan, termasuk dalam hal literasi. Menyadari hal tersebut, TKIT Al Fitrah menghadirkan sebuah program sederhana namun penuh makna, yaitu “Daftar Hadirku”.

Apa Itu Program Daftar Hadirku?

Setiap pagi, ketika siswa-siswi TKIT Al Fitrah datang ke kelas, mereka dibiasakan untuk menuliskan namanya sendiri pada papan daftar hadir.
Bagi anak-anak kelas Kober dan TK A yang masih dalam tahap awal, penulisan ini bisa berupa:

  • coretan,
  • simbol,
  • atau gambar sederhana.

Mereka pun menggunakan spidol warna-warni sehingga kegiatan ini terasa lebih menyenangkan.

Tujuan Program Daftar Hadirku

Program ini bukan sekadar tanda kehadiran, tetapi memiliki beberapa tujuan penting, antara lain:
✨ Membiasakan anak menulis sejak dini
✨ Mengenalkan identitas diri melalui nama
✨ Memberikan rasa percaya diri bahwa mereka bisa
✨ Mengenalkan nama teman melalui kebiasaan membaca daftar hadir
✨ Melatih motorik halus melalui kegiatan menulis dan menggambar

Belajar Literasi dengan Cara Menyenangkan

Literasi bukan hanya membaca dan menulis, tetapi juga membangun kesadaran akan bahasa dan simbol. Dengan kegiatan “Daftar Hadirku”, anak-anak belajar tanpa merasa terbebani. Mereka merasa tertantang untuk menuliskan huruf demi huruf, mengenal namanya sendiri, bahkan nama temannya.

Kegiatan ini menjadi rutinitas pagi yang positif dan menyenangkan.

Portofolio Perkembangan Anak

Setiap coretan, tulisan, dan gambar anak akan direkap sebagai bagian dari portofolio perkembangan. Dari hari ke hari, guru dan orang tua bisa melihat kemajuan anak, mulai dari mencoret, menulis huruf pertama, hingga mampu menuliskan namanya dengan lengkap.

Inilah bukti nyata bahwa proses belajar adalah perjalanan yang perlu diapresiasi setiap langkahnya.

Kesimpulan

Program “Daftar Hadirku” di TKIT Al Fitrah bukan hanya aktivitas sederhana, tetapi juga bagian dari strategi literasi sejak dini. Dengan membiasakan anak-anak menulis, mengenal identitas dirinya, dan belajar berani mengekspresikan diri, kita membantu mereka tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, mandiri, dan cinta belajar.

Setiap nama yang ditulis adalah langkah kecil menuju masa depan yang lebih besar.

Scroll to Top