YPM Al Fitrah

Dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta mempererat tali silaturahmi, Yayasan Pembina Masjid Fitrah Margahayu Raya menggelar kegiatan I’tikaf bertajuk Malam Bina Iman dan Taqwa pada hari Kamis-Jum’at, 20-21 Maret 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pembekalan spiritual bagi para pegawai, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan dengan penuh ketenangan dan keyakinan.

Makna dan Tujuan Kegiatan I’tikaf

I’tikaf merupakan salah satu ibadah yang sangat dianjurkan dalam Islam, terutama di bulan Ramadhan atau di momen-momen tertentu untuk meningkatkan hubungan spiritual dengan Allah SWT. Dalam I’tikaf, umat Islam berdiam diri di masjid untuk beribadah secara lebih intensif, mendekatkan diri kepada Allah, serta memperbaiki kualitas keimanan dan ketakwaan. Kegiatan ini juga menjadi ajang introspeksi diri agar semakin kuat dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Rangkaian Kegiatan I’tikaf

I’tikaf ini diisi dengan berbagai kegiatan yang memperkaya aspek spiritual dan kebersamaan, di antaranya:

Pengajian Sesi 1
Kegiatan diawali dengan pengajian yang dipandu oleh Ketua Dewan Pembina YPMA  Bapak Prof. Dr. H. Sudrajat Supian, M.Sc., yang mengangkat tema Membangun Kesadaran Spiritual dalam Menghadapi Tantangan Hidup. Dalam sesi ini, peserta mendapatkan wawasan tentang pentingnya kesadaran spiritual sebagai modal utama menghadapi dinamika kehidupan modern, serta bagaimana nilai-nilai spiritual dapat menjadi pegangan dalam menghadapi ujian dan cobaan hidup.

Buka Bersama
Setelah mendapatkan siraman rohani, peserta bersama-sama menikmati hidangan buka puasa. Momentum buka bersama ini tidak hanya menjadi waktu berbagi makanan, tetapi juga memperkuat rasa persaudaraan dan kebersamaan di antara para peserta.

Pengajian Sesi 2


Dipandu oleh KH. Irfan Farid, LC, MA., sesi ini mengangkat tema Memperkuat Ibadah Untuk Bekal Dakwah. Dalam kajian ini, peserta diajak untuk memahami bagaimana ibadah yang dilakukan dengan baik dan istiqamah dapat menjadi bekal utama dalam menjalankan dakwah. Kajian ini juga membahas strategi agar ibadah tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi benar-benar menjadi kekuatan spiritual dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Murokaz (Khataman Al-Qur’an Berjama’ah)
Salah satu kegiatan utama dalam I’tikaf ini adalah Murokaz, yaitu khataman Al-Qur’an yang dilakukan secara berjama’ah. Setiap peserta diberikan bagian juz tertentu untuk dibaca, sehingga dalam kebersamaan ini, Al-Qur’an dapat dikhatamkan secara kolektif. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an serta mendapatkan keberkahan dari membaca dan merenungkan ayat-ayat suci.

Qiyamullail Berjama’ah dan Doa Bersama


Malam I’tikaf diisi dengan shalat malam (Qiyamullail) secara berjama’ah. Kegiatan ini menjadi momen bagi peserta untuk memperbanyak ibadah, mendekatkan diri kepada Allah, serta memohon doa agar diberikan keberkahan, ampunan, dan kemudahan dalam kehidupan.

Sahur Bersama
Setelah rangkaian ibadah malam, peserta melaksanakan sahur bersama. Selain sebagai persiapan fisik sebelum menjalankan puasa, momen sahur ini juga menjadi ajang kebersamaan yang semakin mempererat ikatan ukhuwah Islamiyah.

Kajian Subuh dan Pembacaan Al Ma’surat
Setelah melaksanakan shalat subuh berjama’ah, peserta mendapatkan kajian singkat yang memberikan wawasan keislaman tambahan. Selain itu, dilakukan pembacaan Al Ma’surat, yaitu kumpulan doa dan dzikir yang dianjurkan untuk dibaca pada pagi hari, agar hari-hari yang dijalani semakin penuh keberkahan.

Penutupan Kegiatan
Acara ditutup secara resmi oleh Ketua Umum Yayasan Drs. KH. Iding Bahrudin, M.M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pesan dan harapan agar seluruh peserta dapat menerapkan nilai-nilai yang diperoleh dari I’tikaf dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini diakhiri dengan doa bersama dan perpulangan peserta dengan penuh rasa syukur dan semangat baru.

Harapan dan Manfaat Kegiatan

Kegiatan I’tikaf ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi peserta untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT, memperkuat hubungan sosial dengan sesama, serta membangun kepribadian yang lebih sabar dan tawakal dalam menghadapi berbagai ujian hidup. Selain itu, melalui kegiatan seperti pengajian, khataman Al-Qur’an, dan shalat malam berjama’ah, peserta dapat semakin meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan adanya I’tikaf ini, semoga setiap peserta dapat terus menumbuhkan semangat keimanan dan ketakwaan, serta menjadikannya sebagai bekal dalam menjalani kehidupan yang lebih bermakna dan penuh berkah.

Ditulis oleh : M. Sansan Nurul Anwar, S.M.

Scroll to Top