Menu
SMPIT Al Fitrah Gelar Seminar “Remaja & Orang Tua Anti Galau”, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Pendidik
BANDUNG – Remaja masa kini menghadapi beragam tantangan dalam proses tumbuh kembangnya. Di tengah perubahan zaman, remaja membutuhkan ruang untuk didengar dan dipahami, sementara orang tua serta pendidik perlu membangun komunikasi yang lebih baik agar dapat mendampingi mereka dengan tepat.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap pembinaan karakter dan kesehatan mental remaja, SMPIT Al Fitrah menyelenggarakan seminar bertajuk “Remaja & Orang Tua Anti Galau: Bukan Tanpa Masalah, tapi Tanpa Gelisah” pada Sabtu, 24 Oktober 2026. Kegiatan ini berlangsung pukul 07.20–11.50 WIB di Aula Graha Pustaloka, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispusipda) Provinsi Jawa Barat.
Seminar ini menjadi momentum bagi orang tua dan pendidik untuk memperkaya wawasan, memahami dinamika kehidupan remaja, serta mempererat silaturahmi dalam upaya mendampingi generasi muda menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Menghadirkan Narasumber Kompeten di Bidangnya
Untuk memberikan wawasan yang komprehensif, seminar ini menghadirkan sejumlah narasumber istimewa yang memiliki kompetensi di bidang pendidikan, kesehatan mental, serta pembinaan keislaman.
Narasumber yang hadir dalam kegiatan ini meliputi:
- Prof. Dr. H. Mubiar Agustin, M.Pd., Guru Besar Bimbingan dan Konseling UPI Bandung, yang memberikan perspektif mengenai pendampingan remaja dan pentingnya membangun komunikasi yang efektif antara orang tua dan anak.
- Dra. Selly Mahliani, S.Psi., pakar kesehatan mental dari RS Al Islam Bandung, yang membagikan wawasan terkait kesehatan mental dan pentingnya memahami kondisi psikologis remaja.
- Dr. Hj. Neuis Marpuah, M.M.Pd., dosen dan mubalighah, yang memberikan perspektif pembinaan nilai-nilai keislaman dalam mendampingi remaja agar tumbuh dengan keimanan dan akhlak mulia.

Melalui pemaparan para narasumber, peserta diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih luas mengenai kebutuhan remaja, pentingnya kesehatan mental, serta peran keluarga dan lingkungan pendidikan dalam membentuk karakter generasi muda.
Remaja Butuh Didengar, Orang Tua Perlu Memahami
Masa remaja merupakan fase penting dalam pembentukan identitas, kepribadian, dan kemandirian. Pada fase ini, remaja membutuhkan dukungan emosional, komunikasi yang terbuka, serta lingkungan yang aman untuk menyampaikan perasaan dan pengalaman mereka.
Karena itu, orang tua dan pendidik memiliki peran penting dalam menciptakan hubungan yang dilandasi kepercayaan, empati, dan saling menghargai. Mendengarkan tanpa terburu-buru menghakimi menjadi salah satu langkah untuk membantu remaja merasa diterima dan lebih terbuka ketika menghadapi persoalan.
Seminar “Remaja & Orang Tua Anti Galau” mengajak seluruh peserta untuk melihat tantangan remaja bukan semata-mata sebagai masalah, melainkan juga sebagai kesempatan untuk membangun kedekatan, memperkuat komunikasi, dan menemukan cara pendampingan yang lebih bijaksana.
Sinergi Sekolah dan Keluarga dalam Pembinaan Remaja
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMPIT Al Fitrah, Ibu Dr. Sofa Sari Miladiah, M.Pd., menyampaikan bahwa kolaborasi antara sekolah dan keluarga merupakan bagian penting dalam mendampingi perkembangan siswa.
“Remaja zaman sekarang membutuhkan ruang untuk didengar, dipahami, dan didampingi dengan penuh empati. Melalui seminar ini, kami berharap orang tua dan pendidik dapat semakin memahami kebutuhan remaja, membangun komunikasi yang lebih positif, serta bersinergi dalam menghadirkan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang mereka. Kita mungkin tidak dapat menghilangkan seluruh masalah yang dihadapi remaja, tetapi kita dapat membantu mereka menghadapinya dengan lebih tenang, bijak, dan berlandaskan nilai-nilai Islam.”
Beliau juga berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana mempererat silaturahmi antara sekolah dan orang tua, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mendidik generasi yang tangguh, beriman, dan berakhlak mulia.
Membangun Generasi Tangguh dan Berakhlak Mulia
Penyelenggaraan seminar ini merupakan bagian dari upaya SMPIT Al Fitrah untuk terus menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga memperhatikan perkembangan karakter, emosional, sosial, dan spiritual siswa.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan orang tua dan pendidik dapat memperoleh bekal untuk mendampingi remaja dengan lebih baik, sedangkan para siswa dapat tumbuh dalam lingkungan yang suportif, penuh kasih sayang, dan mendorong mereka menjadi pribadi yang percaya diri serta bertanggung jawab.
Melalui semangat “Bukan Tanpa Masalah, tapi Tanpa Gelisah”, SMPIT Al Fitrah mengajak seluruh keluarga besar sekolah untuk terus membangun komunikasi, memperkuat sinergi, dan menghadirkan pendampingan yang bermakna bagi generasi muda.
Sebab, mendidik remaja bukan hanya tentang memberikan arahan, tetapi juga tentang kesediaan untuk mendengarkan, memahami, dan berjalan bersama mereka dalam setiap proses pertumbuhannya.